Hujan Sambut Dinihari Paskah di Ambon

Ambon (ANTARA News) - Hujan lebat yang mengguyur kota Ambon dan sekitarnya tidak menghalangi niat warga Kristiani untuk merayakan Paskah, Minggu dinihari.

ANTARA News Ambon yang melakukan pemantauan, melaporkan, perayaan peristiwa kebangkitan Yesus di hari ketiga setelah wafat itu, telah berlangsung sejak Sabtu (3/4) malam hingga Minggu dinihari di Sektor pelayanan masing-masing.

Hujan lebat yang mengguyur Kota Ambon sejak pukul 00.30 WIT tidak menyurutkan niat dan semangat umat Kristiani untuk merayakan Paskah secara meriah, bahkan sebagian warga rela berbasah ria untuk merayakannya.

Sebagian warga yang sebelumnya telah menyiapkan tempat ibadah di luar ruangan, terpaksa dialihkan ke dalam ruangan agar ibadahnya berjalan lancar dan khitmad serta tidak terhambat hujan yang mengguyur.

Sekelompok peniup terompet dan seruling terlihat rela berbasah hujan untuk berkeliling dengan berjalan kaki di pemukiman warga Kristiani sambil mengumandangkan kidung-kidung rohani untuk membangunkan warga agar bersiap-siap melakukan pawai obor dan mengikuti ibadah yang dipusatkan di gereja masing-masing.

Setelah selesai melaksanakan ibadah di sektor pelayanan masing-masing umat Kristiani kemudian berjalan kaki menuju gereja masing-masing dengan membawa obor maupun lampion beraneka warna dan bentuknya, sambil menyanyikan lagu-lagu rohani yang menggambarkan kegembiraan kemenangan Yesus atas maut pada hari ketiga setelah mati disalib di bukit Golgota.

Saat ibadah, sejumlah pemuda dan anak-anak juga mementaskan drama yang menderitakan dan menggambarkan penderitaan Yesus Kristus hingga mati disalib serta kebangkitannya sebagai Juru Selamat umat Manusia.

Untuk memeriahkan Paskah, maka di setiap sektor pelayanan digelar berbagai perlombaan yang dikhususkan bagi anak-anak sekolah Minggu dan sudah dilaksanakan sejak Sabtu (3/4) petang hingga Minggu dinihari (4/4) dan ditutup dengan perlombaan mencari telur Paskah.

Di sejumlah ruas jalan umat juga memasang lampu pelita yang terbuat dari botol minuman bekas di kiri-kanan badan jalan, maupun memasang lampion berbentuk salib yang dihiasi aneka lampu hias di depan rumah untuk menambah semarak suasana paskah.

Pada Sabtu malam, ribuan umat Katholik di Kota Ambon merayakan misa malam Paskah yang berlangsung khitmat dan dipusatkan di Kathedral Santo Fransiscus Xaverius, dipimpin Uskup Diosis Amboina, Mgr. PC. Mandagie.

Sumba Semakin Eksotik

media_travelista_headline Ani Sekarningsih
BEGITU turun di Bandara Tambolaka, pertama-tama yang kujumpai di luar pintu keluar para lelaki rata-rata bermulut merah karena sirih.  Sebagian dari mereka menyarungkan parang di pinggang.

Mengapa semua lelaki di Sumba harus menyandang parang? Itu kesan dan pertanyaanku saat kunjungan pertama ke Sumba. Akhirnya takjub juga. Betapa indah dan kayanya kebudayaan Indonesia. Inilah Sumba, satu dari ribuan kebudayaan di Nusantara.

Tepatnya Sumba Barat di Provinsi Nusa Tenggara Timur, dalam rangka memenuhi ajakan teman sesama fotografer yang berniat menyaksikan acara sukacita musim panen atau tahun baru menurut penanggalan Merapu. Mengunjungi Sumba dapat melalui Bandara Tambolaka atau dari Waingapu. Luas Sumba 11.150 km pesegi. Boleh dikatakan pulau terbesar di Provinsi NTT.

Tatanan kehidupan sosial adat Sumba masih mengenal tingkat raja  atau golongan Maramba. Juga golongan tokoh-tokoh adat dan pejabat yang disebut Kabihu, dan orang-orang biasa yang dikenal dengan Ata.

Kehidupan umum orang Sumba dari hasil pertanian, berternak kerbau dan sapi serta perikanan laut. Semakin banyak berternak kerbau semakin tinggi simbol status seseorang, terutama kerbau menjadi nilai untuk mas kawin pada waktu melamar gadis.

Sumba terkenal dengan kayu cendana, kuda-kudanya, makam-makam megalith dan kain-kain ikat yang unik dan terjaga dengan tema-tema filosofis.

Bentuk-bentuk rumah adat mereka memiliki puncak atap-atap tinggi yang unik, guna menyimpan benda-benda pusaka dan hasil panen. Ruangan tinggal juga terbagi untuk wanita dan pria. Sementara bagian terbawah tempat kandang-kandang ternak. Rumah mereka umumnya juga dikelilingi makam-makam keluarga dan leluhur klen-klen mereka.

Hampir seluruh segi-segi kehidupan masyarakat Sumba diliputi muatan atas dasar antropologi agama. Marapu merupakan inti kebudayaan mereka, yang berintikan pada sumber nilai-nilai dan pandangan hidup yang berpengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Sumba pada umumnya.

Upacara yang terbesar dalam lingkungan adat adalah upacara pernikahan dan upacara kematian dan mengorbankan banyak kerbau, sapi, babi bahkan kuda.

Pada setiap upacara keagamaan berbagai bentuk kesenian biasanya selalu ditampilkan pula. Dapat dikatakan bahwa kesenian merupakan pengiring bagi religi mereka. 

Walaupun tidak mengenal bahasa tulisan, orang Sumba mempunyai kesusasteraan suci yang hidup dalam ingatan para ahli atau pemuka-pemuka kepercayaan Merapu. Dikenal dengan sebutan Lii Ndai atau Lii Marapu yang dituturkan pada upacara-upacara ritual dalam alunan nyanyian adat yang syahdu.

Kesusasteraan suci itu dipercaya bertuah dan dapat mendatangkan kemakmuran pada warga komunitas demi mengundang kesuburan bagi tanaman serta binatang ternak.

Hal lain yang menarik dari perjalanan saya ke dusun-dusun di pelosok Sumba itu, adalah tentang kuburan. Jika di tempat lain makam-makam biasanya jauh dari pemukiman maka di Sumba dibangun di halaman rumah.

Dahulu material yang digunakan membuat pemakaman adalah batu-batu alam yang dipotong. Namun sekarang sudah banyak yang membuat makam-makam semacam itu terbuat dari semen yang dicor.

Makam-makam tersebut dibangun di halaman rumah, merupakan wujud kecintaan mereka terhadap orang yang telah pergi agar tetap dekat dan selalu turut menjaga keamanan dan kesejahteraan keluarga yang masih hidup.

Sastra Sumba
Nyanyian suci selalu menggambarkan pentingnya manusia harus selalu meyesuaikan dengan irama gerak alam semesta, dengan mengawasi bersama akan ketertiban hubungan antara manusia dengan alam.

Selain itu manusia juga harus selalu mengupayakan keseimbangan hubungan dengan kekuatan-kekuatan bahasa alam yang menjadi bagian dari alam semesta itu sendiri. Bila hubungan baik atau kerja sama antara manusia dengan alam terpelihara, maka keseimbangan dan ketertiban itu dapat mendatangkan kemakmuran dan kedamaian hati.

Hal tersebut berlaku pula antara manusia yang masih hidup dan hubungannya dengan arwah-arwah mereka yang sudah mati. Manusia yang masih hidup mempunyai kewajiban untuk tetap dapat mengadakan hubungan dengan arwah-arwah leluhur tersebut.

Berbagai upacara adat pun kutemui. Upacara umumnya harus diatur waktunya agar sejajar dengan irama gerak alam semesta. Pengaturan waktu untuk itu didasarkan pada kalender adat Sumba. Kalender adat tidak boleh diubah atau ditiadakan.

Karena telah ditetapkan berdasarkan nuku-hara para leluhur. Bila ada yang berani mengubah aturan leluhur, dipercayai akan menimbulkan kegoncangan yang juga menimbulkan bahaya karena murkanya para leluhur. Dari situ, ragam tarian adat bisa dinikmati. Alunan musik pengiring dan gemulai gerak sungguh menampakkan keharmonisan.

Persib Siap Raih Kemenangan di Kandang Persela

LAMONGAN, (PRLM).- Persib Bandung bertekad meraih poin penuh atas Persela Lamongan untuk bisa masuk dalam jalur persaingan menuju perebutan juara Djarum Liga Super Indonesia (DLSI) 2009-2010, di Stadion Surajaya Lamongan, Minggu (4/4) pukul 19.00 WIB. Kemenangan juga bisa memperbaiki catatan buruk belum pernah menang atas Persela di kandangnya sendiri.
"Kondisi semua pemain cukup bagus dan tidak ada kendala untuk menunjukkan permainan maksimal. Kami maksimalkan pemain yang ada, dan semuanya siap tampil habis-habisan untuk meraih kemenangan," kata Pelatih Persib Jaya Hartono.
Menurut Jaya, saat ini Persib memang kekurangan pemain di lini depan setelah ditinggalkan Hilton Moreira dan Budi Sudarsono yang belum pulih pascaoperasi minor di jari kakinya. Jaya menilai kekurangan itu bukanlah halangan berarti bagi Persib untuk bermain maksimal.
"Gilang Angga sudah pulih, tetapi Budi tidak main. Ada atau tidak ada siapa pun, tak terlalu penting. Yang utama adalah fokus semua pemain untuk bermain sebaik mungkin," ucap pelatih berkumis itu.
Jaya mengatakan, meski kehilangan Hilton dan Budi, Persib masih memiliki gelandang bernaluri menyerang yang baik. "Bila ada masalah pada duet Gonzalez dan Airlangga, kami sudah siapkan Atep atau Satoshi untuk bermain di depan. Dua pemain itu memiliki naluri menyerang yang bagus dan pernah dicoba, jadi tidak ada masalah untuk merotasi posisi depan," ujarnya.
Dikatakannya, semua pemain sudah diinstruksikan untuk bermain hati-hati kepada pemain lawan dan selalu berkonsentrasi penuh selama pertandingan. Menurut dia, pelanggaran-pelanggaran tidak penting harus diminimalisasi pemain untuk menutup peluang lawan sekaligus menjaga akumulasi kartu.
"Kami harus bisa meminimalisasi blunder terutama di 10 menit awal dan 10 menit akhir yang memang rawan, agar kejadian kemasukan gol di injury time, seperti saat melawan Persija tidak terulang lagi. Kami sudah persiapkan antisipasi untuk itu, tinggal fokus pemain yang berperan nantinya," ujar Jaya.
Menyoroti permainan Persela, pelatih kelahiran Medan itu menginstruksikan pemainnya untuk lebih jeli dengan perangkap offside yang sering diperagakan pemain Persela. Selain itu, Jaya minta pemainnya untuk lebih mewaspadai lini depan Persela yang mendapatkan amunisi baru setelah mendatangkan pemain asal Argentina, Franco Hitta.
"Persela punya pemain baru, Franco Hitta yang akan mempertajam kualitas penyerangan Persela. Meski begitu Persib tetap harus mewaspadai semua pemain Persela," ujarnya.

Fergie: Chelsea Favorit Juara


Reuters
Manchester - Sir Alex Ferguson harus menerima kenyataan bahwa tim asuhannya, Manchester United, kehilangan tampuk pimpinan klasemen Liga Inggris. Chelsea disebutnya sebagai favorit juara.

Meski bermain di kandang sendiri, Stadion Old Trafford, pada Sabtu (3/4/2010), MU dipaksa menelan kekalahan 1-2. Satu gol Federico Macheda tak cukup membalas gol Joe Cole dan Didier Drogba.

"Ini hasil yang mengecewakan. Saya pikir kami gamang di babak pertama, kami terlalu sulit untuk bergerak maju. Chelsea jauh lebih baik," aku Fergie di situs resmi MU.

Permainan mengecewakan MU di babak pertama sedikit membaik di babak kedua. Tapi kegagalan The Red Devils memanfaatkan peluang membuat keunggulan dari segi permainan itu tidak menelurkan hasil yang diharapkan.

"Di babak kedua kami bermain baik dan tidak beruntung untuk mendapatkan sesuatu. Kami mendominasi babak kedua dan ada peluang untuk kami menyelamatkan pertandingan, tapi kami tidak bisa melakukannya," ulas Fergie.

Dengan kekalahan itu, posisi MU di klasemen dikangkangi Chelsea yang mengoleksi 74 angka, sedangkan Ryan Giggs cs baru mendapat 72. Fergie secara sportif mengakui Chelsea adalah favorit juara.

"Chelsea adalah favorit sekarang, tak ada keraguan. Masih ada lima laga tersisa dan mereka unggul dua angka dan empat gol lebih baik. Mereka ada di bangku pengemudi, tak ada pertanyaan soal itu," aku Fergie.

"Saya yakin kami akan merespon, tapi kami mungkin bisa memenangi lima laga tersisa dan tidak jadi juara. Jika Chelsea memenangi lima (pertandingan mereka), maka Chelsea juara," tuntas Fergie pasrah.

Polisi Pastikan Korban Tewas di Blowfish Dua Orang

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi memastikan bahwa korban tewas dalam penyerbuan di klub malam Blowfish, Gedung City Plaza, Wisma Mulia, Jakarta Selatan, Minggu (4/4/2010) dini hari berjumlah dua orang. Dua orang tersebut masing-masing bernama M Saleh dan satu orang lagi masih belum diketahui identitasnya.

Sementara 1 orang bernama Nus dalam keadaan sekarat dan sedang dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat. Belasan korban luka-luka, sebelumnya juga dilaporkan langsung dilarikan ke RS Medistra Jakarta.

"Yang mati dua orang namanya M Saleh dan satu lagi belum diketahui," jelas seorang anggota Polres Jakarta Selatan, Minggu (4/4/2010).

Polisi ini mengatakan bahwa pertikaian ini diduga terjadi antara dua kelompok yang ingin memperebutkan daerah kekuasan alias lahan di wilayah tempat hiburan malam tersebut. Mengingat, Gedung City Plaza merupakan gedung yang baru. "Kayaknya sih rebutan lahan, tapi jelasnya saya kurang tahu," ungkapnya.

Menurut penuturan polisi ini, sampai saat ini darah korban masih berceceran. Kaca-kaca di dalam klub tersebut juga pecah berserakan.

"Tadi waktu saya masuk darah masih berceceran. Terus kaca jatuh dari atas, ada tiga kali. Sepertinya kaca itu pecah dari semalam dan jatuhnya baru tadi," jelasnya.

Insiden Blowfish Bikin Pedagang Kaki Lima Ketakutan

JAKARTA, KOMPAS.com - Tragedi berdarah yang terjadi di klub malam Blowfish, Gedung City Plaza, Wisma Mulia, Jakarta Selatan, menyebabkan warga dan pedagang sekitar ketakutan. Pasalnya beberapa di antara mereka melihat langsung kejadian tersebut.

"Mobilnya kan parkir di depan kios kita" kata pedagang sekitar Blowfish, Minggu (4/4/2010). Pedagang ini enggan menyebutkan nama, karena takut bakal dicari oleh para penyerang atau kelompok yang diserang.

Ia menuturkan saat kejadian tersebut membuatnya lari terbirit-birit agar tidak menjadi korban salah sasaran. "Pas yang nyerang dateng, saya tutup warung, langsung lari. Takut salah sasaran mas, tahu sendiri kalau kayak gitu kan siapa aja bisa jadi korban," jelasnya.

Ia menjelaskan sebenarnya kejadian seperti sudah yang kedua kalinya. Sebelumnya terjadi saat keributan terjadi di wilayah Kantor Jamsostek yang bertetangga dengan klub Malam Blowfish. Namun perkelahian tersebut tidak terjadi di depan lokasi para pedagang sedang berjualan.

"Di sini sudah dua kali mas, tepatnya di Jamsostek. Tapi pas dibunuhnya di jalan sini juga. Aduh takut mas serem" katanya.(Tribunnews.com/Iwan Taunuzi).
Kalau ada kesalahan pada blog ini, tinggalkan pesan anda di blog ini supaya saya mengetahui