Hujan, jalan-jalan protokol banjir Sekeluarga tertimbun tanah longsor

MUGASARI- Akibat hujan yang mengguyur Kota Semarang dari Jumat (19/2) pukul 15.00 hingga dini hari tadi mengakibatkan  jalan protokol banjir dan perkampungan, serta tanah longsor. Banjir yang melanda jalan-jalan protokol dan perkampungan itu akibat saluran air tidak berfungsi optimal.Dari pantauan Wawasan, beberapa jalan yang tergenang air antara lain kawasan Simpangalima, Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Ahmad Yani, Jalan Pemuda, Jalan MT Haryono, Pasar Johar, Bundaran Bubakan, Jalan Citarum,
Kawasan Kota Lama, Jalan Pemuda, Jalan Piere Tandean, Jalan Brigjen Sudiarto, Jalan Fatmawati, Jalan Gajah Mada, Lamper Tengah, Lamper Lor, serta di Kelurahan Sawah Besar, genangan air diakibatkan hujan deras dan saluran pembuangan tidak lancar.

Saluran di sisi utara Jalan Kanal, daerah Peterongan, bahkan nyaris melimpas ke jalan. Begitu juga di Jalan Manggis, Rambutan, dan sekitarnya, air menggenang sampai ketinggian hampir satu meter.

Di Jalan Agus Salim, serta di Jalan MT Haryono, kendaraan sempat tersendat, tepatnya saat melintas di bundaran Bubakan, dan depan Pasar Johar, banyak mobil dan motor macet akibat genangan air.  Sedangkan di Kelurahan Lamper Tengah dan Lamper Lor air masuk ke dalam rumah warga.
Tanah longsor
Sementara itu, tanah longsor juga terjadi di Jalan Borobudur Barat, RT 8/ 13, Kelurahan Purwoyoso, Ngaliyan. Kelurahan Tandang dua lokasi, di Delikrejo RT 4/11, dan di RT 5/9 Ngemplak, serta di Stonen Timur, RT 9/9, Kelurahan Bendan Ngisor, Gajahmungkur. Akibatnya, rumah milik Umar Hamzah (30), di Stonen Timur RT 9/9 roboh diterjang longsoran tanah dan pondasi bangunan yang berada di samping rumahnya.
Terluka
Akibat tanah longsor tersebut tiga orang terluka parah dan dilarikan ke Rumah Sakit Kariadi.Mereka adalah Umar Hamzah, Dwi Astuti (istri) dan Raditya Hamzah (4) putra mereka. Ketiganya terluka parah, terutama Umar Hamzah yang sempat terendam tanah longsoran tersebut.
Neneng Triyana (34), tetangga korban mengatakan, kejadian tersebut terjadi pukul 14.00 WIB, tepatnya saat hujan deras. Saat hujan sedang deras-derasnya, Umar Hamzah keluar rumah untuk melihat aliran air yang berada di samping rumahnya.
"Saat itu, Umar sedang membuatkan saluran air di samping rumahnya, tapi tiba-tiba, tanah yang ada di belakang rumahnya itu longsor dan menerjang rumah mereka,"kata Neneng.
Sementara istri dan anaknya saat itu sedang berada di kamar sedang tidur juga ikut kependam tanah dan bongkahan fondasi rumah yang sedang dibangun milik Tarno, tetangga korban. "Karena terjadi begitu cepat, ketiga korban tidak sempat menyelamatkan diri, dan Umar langsung terpendam di dalam tanah, sedangkan anak dan istrinya keruntuhan tembok rumah mereka,"terang saksi.
Sedangkan, banjir terparah berada di Kelurahan Tlogomulyo, Pedurungan, yang mencapai satu meter akibatnya, puluhan rumah terendam banjir, sehingga para warga terpaksa harus mengungsi ke kantor Kelurahan Tlogomulyo dan berbondong-bondong untuk menyelamatkan barang-barang berharaga milik warga.
Wakil Walikota Semarang, Mahfudz Ali, yang datang langsung ke lokasi kejadian, langsung memberikan bantuan untuk korban tanah longsor. Menurutnya, saat itu juga, pihaknya langsung menyerahkan bantuan dana untuk memperbaiki rumah Umar Hamzah yang jebol.
"Saat itu, saya langsung memberikan bantuan dana, dan sudah saya berikan ke pihak RT nya untuk segera memperbaiki rumah Pak Hamzah yang jebol akibat di terjang tanah dan bongkahan pondasi, " kata Mahfudz Ali.
Sedangkan untuk biaya rumah sakit, lanjut wakil walikota, akan dibantu pihak pemerintah. "Untuk biaya rumah sakit juga akan saya upayakan pemerintah yang nanggung. Beruntung istri dan anak Hamzah tadi sudah sadar, sedangkan Hamzah sendiri saat saya menjenguk ke rumah sakit masih berada di ICU,"katanya.
Menurut Mahfudz, pihaknya akan segera menerjunkan anggotanya untuk segera menangani bencana tanah longsor dan banjir tersebut. "Yang jelas kami akan segera siaga dan cepat tanggap.Secepatnya bantuan juga segera diterjunkan bagi para korban bencana tanah longsor maupun banjir, "tandasnya.

Comments (0)

Kalau ada kesalahan pada blog ini, tinggalkan pesan anda di blog ini supaya saya mengetahui